PRODUCT
News
PRODUCT
A. PEMERINTAHAN
1. SIM GAJI (Sistem Informasi Manajemen Gaji)
Merupakan modernisasi sistem Penggajian yang dikembangkan secara profesional untuk pemerintahan secara optimal dan profesional sehingga dapat berdaya guna, tertib dan teratur.
Outputnya dapat berupa :a
· Gaji pokok
· Daftar Gaji Induk
· dsb.
2. SIMPEG (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian)
Yang dimaksud dengan SIMPEG adalah segala sesuatu yang menyangkut perencanaan, pengembangan, pengelolaan dan penggunaan alat bantu teknologi informasi untuk membantu manusia dalam menyelesaikan seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pengolahan dan pengelolaan informasi Kepegawaian.
Pelacakan informasi data seseorang pegawai akan mudah dan cepat.
Pembuatan Laporan dapat mudah dikerjakan.
Memudahkan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan kepegawaian
Mendapatkan informasi tentang keadaan pegawai (Profil Kepegawaian) yang cepat dan akurat
3. SIMBADA
SIMBADA merupakan sebuah aplikasi manajemen barang atau asset daerah integratif yang dibuat untuk membantu staf Satuan Kerja Perangkat Daerah merencanakan, menatausahakan, menginvetarisasi, dan membuat laporan terkait dengan barang atau asset daerah. SIMBADA disusun dengan berpedoman pada Permendagri No. 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. Untuk keperluan pelaporan daftar aktiva, SIMBADA juga mengadopsi Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa SIMBADA telah memenuhi kebutuhan Pemda dalam hal penatausahaan barang daerah secara integratif.
Dengan dua pedoman tersebut, SIMBADA didesain dengan mempertimbangkan urutan proses manajemen barang daerah yang terdiri dari perencanaan kebutuhan barang, pengadaan barang, penyimpanan barang, inventarisasi barang, pemeliharaan barang dan pelaporan barang. Untuk memenuhi seluruh kebutuhan ini, SIMBADA dibuat dengan menampilkan 9 modul pokok yang terdiri dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, inventarisasi, pemeliharaan, pemanfaatan, pelaporan, import dan pengaturan.
Perencanaan
Menu Perencanaan dibuat untuk membantu para pengguna barang untuk merencanaan kebutuhan pengadaan dan pemeliharaan unit. Pembuatan rencana ini dilakukan dengan mengisi formulir yang telah disediakan yang terdiri dari Rencana Kebutuhan Barang Unit, Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit, Rencana Tahunan Barang Unit dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit. Dengan mengisi formulir yang telah disediakan, proses perencanaan akan dapat dilakukan secara sistematis dan terencana. SIMBADA akan membantu para pengguna barang untuk dapat setiap saat menampilkan rencana pengadaan dan pemeliharaan secara cepat dan efisien.
Pengadaan
Setelah rencanakan pengadaan dan pemeliharaan dilakukan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan pengguna barang adalah mencatat dan membuat laporan berupa Daftar Hasil Pengadaan Barang (DHPB) untuk periode yang bersangkutan. Dengan laporan ini, pengguna barang juga akan mengetahui barang yang belum dapat diadakan atau dipelihara. SIMBADA memberikan fasilitas pelaporan untuk hal ini. Pengguna barang akan dapat membuat DHPB dengan mudah karena ia hanya memanggil data yang telah diinput pada tahap perencanaan.
Penyimpanan
Penyimpanan barang akan dilakukan setelah proses pengadaan selesai. SIMBADA membantu pengguna barang menatausahakan proses ini dengan memberikan fasilitas penyajian Buku Penerimaan Barang, Buku Pengeluaran Barang, Buku Barang Inventaris, Buku Barang Pakai Habis, Kartu Barang Inventaris dan Kartu Persediaan Barang. Semua buku dan kartu ini akan dapat ditampilkan secara otomatis dan akurat. Proses pembuatannya akan dipermudah karena SIMBADA hanya akan memanggil seluruh data terkait yang telah tercatat dalam database.
Inventarisasi
Menu Inventarisasi dibuat untuk membantu pengguna barang dalam melakukan inventarisasi barang daerah dan merekamnya dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). Dengan SIMBADA pembuatan KIB menjadi lebih mudah karena datanya sudah terekam melalui menu sebelumnya. Pengguna barang tinggal mencetak KIB untuk setiap ruangan dalam sebuah satuan kerja. Di samping itu, menu ini juga memungkinkan pengguna barang untuk melihat mutasi barang.
Pemeliharaan
SIMBADA memberikan media bagi pengguna barang untuk memantau semua kegiatan pemeliharaan terhadap barang daerah. Rincian aktivitas pemeliraan akan terekam untuk setiap barang. Secara manual rekaman seperti ini sangat sulit diwujudkan mengingat kompleksitas penyusunannya. Namun, dengan SIMBADA ini, proses pelaporan data pemeliharaan akan lebih mudah, cepat, dan akurat.
Pemanfaatan
Data mengenai pemanfaatan barang-barang inventaris biasanya juga sulit dibuat mengingat keterbatasan sumber daya manusia maupun data pemanfaatan itu sendiri. SIMBADA membuatnya menjadi lebih sederhana karena data mengenai pemanfaatan asset akan terpantau secara otomatis. Hal ini dimungkinkan karena proses input data dari perencanaan sampai dengan penyimpanan telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap ini, pengguna barang hanya akan memanggil data yang sudah ada seperti halnya yang dilakukan pada menu-menu sebelumnya.
Pelaporan
Keunggulan lain SIMBADA adalah fasilitas penyajian laporan barang daerah sesuai dengan kebutuhan riil. SIMBADA memberikan berbagai jenis laporan, termasuk laporan barang untuk setiap kondisi: rusak berat, sengketa, hilang, dan tanpa dokumen. Yang terpenting, SIMBADA telah disusun dengan mempertimbangkan integrasi dengan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKUDA) menurut Permendagri No. 13 Tahun 2006. Untuk keperluan ini, SIMBADA mampu menyajikan data aktiva tetap yang diperlukan sebagai bahan penyusunan Neraca SKPD.
Import
Untuk memudahkan proses pengolahan data maupun integrasi data barang daerah pada tingkat Pemda, SIMBADA memberikan fasilitas import data. Dengan fasilitas ini, proses konversi data menjadi lebih mudah dan cepat. Pengguna barang tidak perlu lagi entri data, melainkan menggunakan data yang sudah ada dalam format Microsoft Excel. Import juga sangat bermanfaat ketika data semua SKPD akan direkap menjadi data Pemda. Untuk keperluan ini, staf pada Bidang Aset tinggal membaca data dari SKPD dan menggabungkannya menjadi sebuah kesatuan data asset pada tingkat Pemda.
Pengaturan
Terakhir, SIMBADA memungkinkan pengguna untuk melakukan pengaturan (setting) terkait dengan penggunaan aplikasi. Hal-hal yang dapat diatur dengan menu ini adalah pengguna (username dan password), kode lokasi, kode barang, dan daftar akun aktiva tetap. Pengaturan ini memberikan keleluasaan bagi pengguna barang untuk melakukan manajemen terhadap aplikasi ini dengan mudah dan cepat.
4. SIAKA (SISTEM Informasi AKADEMIK)
Teknologi Informasi berperan penting dalam memperbaiki kinerja suatu organisasi. Penggunaannya tidak hanya sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi , sehingga proses organisasi yang terjadi akan efisien, terukur, fleksibel.
Pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tak dapat ditawar lagi, karena ketersediaan informasi yang terintegrasi makin penting dalam mendukung upaya menciptakan sistem perusahaan/organisasi yang efisien dan kompetitif.
SEKILAS TENTANG SISTEM INFORMASI AKADEMIK
Sistem Informasi Akademik secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan Perguruan Tinggi yang menginginkan layanan pendidikan yang terkomputerisasi untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan, daya saing dan kualitas SDM yang dihasilkannya.
Sistem Informasi Akademik sangat membantu dalam pengelolaan data nilai mahasiswa, mata kuliah, data staf pengajar (dosen)serta administrasi fakultas/jurusan yang sifatnya masih manual untuk dikerjakan dengan bantuan Software agar mampu mengefektifkan waktu dan menekan biaya operasional.
Sistem Informasi Akademik juga telah disesuaikan dengan kebutuhan Perguruan Tinggi termasuk pembuatan laporan EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasiskan Evaluasi Diri) yang diserahkan kepada DIKTI setiap semester secara OTOMATIS.
KEUNGGULAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK
1. User Friendly
Disain tampilan dan menu-menu Sistem Informasi Akademik mudah dioperasikan dengan tidak menghilangkan informasi penting yang ingin disampaikan.
2. Sesuai dengan kebutuhan Perguruan Tinggi
SISTEM INFORMASI AKADEMIK dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan sistem akademik pada Perguruan Tinggi seperti sistem pengambilan mata kuliah, format transkrip nilai, pengelolaan data mahasiswa dan dosen, pengelolaan program studi dan lain-lain.
3. Kompatibel dengan laporan DIKTI (SK-034)
SISTEM INFORMASI AKADEMIK dapat mengakomodir kebutuhan pembuatan laporan EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasiskan Evaluasi Diri) sk-034 dari DIKTI. Sehingga laporan ke DIKTI setiap semester dapat dibuat dengan cepat karena diambil dari ‘transaksi’ kegiatan harian instansi Anda.
4. Menekan Biaya Operasional
SISTEM INFORMASI AKADEMIK terbukti efektif memangkas biaya operasional pengelolaan data akademik terutama dalam hal efektifitas kerja dan biaya untuk alat tulis kantor (ATK).
5. Berbasis Web/Jaringan
SISTEM INFORMASI AKADEMIK dapat digunakan dalam sebuah jaringan lokal (LAN) maupun internet sehingga memudahkan koordinasi dan efekti kerja.
6. Bebas biaya lisensi untuk komputer client
Biaya lisensi software hanya dikenakan pada komputer server. User berhak/dibebaskan menggunakan komputer client tanpa dibebani biaya tambahan, berapapun jumlah komputer client yang digunakan.
7. Dikembangkan secara konsisten
SISTEM INFORMASI AKADEMIk dikembangkan secara ber kesinambungan dan konsisten demi meningkatkan kemampuannya terutam dalam penyesuaian dengan versi terbaru dari sistem laporan EPSBED ke DIKTI
SISTEM INFORMASI AKADEMIK memberikan kemudahan dalam mengelola:
Data Badan Hukum dan Perguruan Tinggi
Data [Fakultas – Departemen - Program studi]
Data Dosen
Data Mahasiswa
Data Alumni
Data Mata Kuliah
Data Dosen Pengajar Mata Kuliah
Data Komponen Nilai Mata Kuliah
Data Nilai Mahasiswa
Transkrip Nilai
Konversi Nilai Mata Kuliah
Keuangan Mahasiswa
Bahan Kuliah
Data Referensi DIKTI
Migrasi Data ke Laporan EPSBED (SK-034 DIKTI)
Back up Data
Dan data penunjang lainnya
Last Updated (Monday, 30 August 2010 04:36)


